surah yasiin 1-12

Tulisan Arab Surat Yasin (bacaan) dan terjemah ayat 1 sampai dengan 12

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
يٰسٓ ۚ١
1. Yaa Siin.
وَالْقُرْاٰنِ الْحَكِيْمِ ۙ٢
2. Demi Al Quran yang penuh hikmah,
إِنَّكَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَ ۙ٣
3. sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul rasul,
عَلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ ۗ٤
4. (yang berada) di atas jalan yang lurus,
تَنْزِيْلَ الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِ ۙ٥
5. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang,
لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَّآ أُنْذِرَ اٰبَآؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُوْنَ ٦
6. agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
لَقَدْ حَقَّ الْقَوْلُ عَلٰٓى أَكْثَرِهِمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ ٧
7. Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
إِنَّا جَعَلْنَا فِيْٓ أَعْنَاقِهِمْ أَغْلٰلًا فَهِيَ إِلَى الْأَذْقَانِ فَهُمْ مُّقْمَحُوْنَ ٨
8. Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.
وَجَعَلْنَا مِنْ بَيْنِ أَيْدِيْهِمْ سَدًّا وَّمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُوْنَ ٩
9. Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.
وَسَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ ١٠
10. Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman juga.
إِنَّمَا تُنْذِرُ مَنِ اتَّبَعَ الذِّكْرَ وَخَشِيَ الرَّحْمٰنَ بِالْغَيْبِ ۚ فَبَشِّرْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَّأَجْرٍ كَرِيْمٍ ١١
11. Sesungguhnya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan-* dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
إِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْ ۗ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنٰهُ فِيْ إِمَامٍ مُّبِيْنٍ ؑ١٢
12. Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuz).
Advertisements

Ash Shaffat

Tulisan Arab Surat Ash-Shaffat (bacaan) dan Terjemah, Ayat 1 sampai dengan 21

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
وَالصّٰٓفّٰتِ صَفًّا ۙ١
1. Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bershaf-shaf,
فَالزّٰجِرٰتِ زَجْرًا ۙ٢
2. demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
فَالتّٰلِيٰتِ ذِكْرًا ۙ٣
3. demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
إِنَّ إِلٰهَكُمْ لَوَاحِدٌ ۗ٤
4. sungguh, Tuhanmu benar- benar Esa.
رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ ۗ٥
5. Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِزِيْنَةٍ الْكَوَاكِبِ ۙ٦
6. Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.
وَحِفْظًا مِّنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍ ۚ٧
7. Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka,
لَا يَسَّمَّعُوْنَ إِلَى الْمَلَإِ الْأَعْلٰى وَيُقْذَفُوْنَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍ ٨
8. mereka (setan seta itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,
دُحُوْرًا وَّلَهُمْ عَذَابٌ وَّاصِبٌ ٩
9. untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal,
إِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهٗ شِهَابٌ ثَاقِبٌ ١٠
10. kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka mereka dikejar oleh bintang yang menyala.
فَاسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمْ مَّنْ خَلَقْنَا ۗ إِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّنْ طِيْنٍ لَّازِبٍ ١١
11. Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), “Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa-*1 yang telah Kami ciptakan itu?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُوْنَ ۖ١٢
12. Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).
وَإِذَا ذُكِّرُوْا لَا يَذْكُرُوْنَ ۖ١٣
13. Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.
وَإِذَا رَأَوْا اٰيَةً يَّسْتَسْخِرُوْنَ ۖ١٤
14. Dan apabila mereka suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok olokkan.
وَقَالُوْا إِنْ هٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ ١٥
15. Dan mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا أَئِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَ ۙ١٦
16. Apabila kami telah mati dan telah mejadi tanah dan tulang belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?,
أَوَاٰبَاؤُنَا الْأَوَّلُوْنَ ۗ١٧
17. dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
قُلْ نَعَمْ وَأَنْتُمْ دَاخِرُوْنَ ۚ١٨
18. Katakanlah (Muhammad), “Ya, dan kamu akan terhina.”
فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَّاحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنْظُرُوْنَ ١٩
19. Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.
وَقَالُوْا يٰوَيْلَنَا هٰذَا يَوْمُ الدِّيْنِ ٢٠
20. Dan mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu.”
هٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ ؑ٢١
21. Inilah hari keputusan-* yang dahulu kamu dustakan.

Al Qashash 1-13

Tulisan Arab Surat Al-Qashash (bacaan) + terjemah, ayat 1 s/d 13

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
طٰسٓمّٓ ١
1. Thaa Siin Miim.
تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ ٢
2.  Inilah ayat ayat Kitab (Al Quran) yang jelas (dari Allah).
نَتْلُوْا عَلَيْكَ مِنْ نَّبَإِ مُوْسٰى وَفِرْعَوْنَ بِالْحَقِّ لِقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ ٣
3. Kami membacakan kepadamu sebagian kisah Musa dan Firaun dengan sebenarnya untuk orang orang yang beriman.
إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِى الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَّسْتَضْعِفُ طَآئِفَةً مِّنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَآءَهُمْ وَيَسْتَحْيٖ نِسَآءَهُمْۗ إِنَّهٗ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِيْنَ ٤
4. Sungguh, Firaun telah berbuat sewenang wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil), dia menyembelih anak laki laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sungguh, dia (Firaun) termasuk orang yang berbuat kerusakan.
وَنُرِيْدُ أَنْ نَّمُنَّ عَلَى الَّذِيْنَ اسْتُضْعِفُوْا فِى الْأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَّنَجْعَلَهُمُ الْوٰرِثِيْنَ ۙ٥
5. Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu, dan hendak menjadikan mereka orang orang yang mewarisi (bumi),
وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِى الْأَرْضِ وَنُرِيَ فِرْعَوْنَ وَهَامٰنَ وَجُنُوْدَهُمَا مِنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَحْذَرُوْنَ ٦
6. dan Kami teguhkan kedudukan mereka di bumi dan Kami perlihatkan kepada Firaun dan Haman bersama bala tentaranya apa yang selalu mereka takutkan dari mereka.*
وَأَوْحَيْنَا إِلٰٓى أُمِّ مُوسٰٓى أَنْ أَرْضِعِيْهِ ۚ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيْهِ فِى الْيَمِّ وَلَا تَخَافِيْ وَلَا تَحْزَنِيْ ۚ إِنَّا رَآدُّوْهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ ٧
7. Dan Kami ilhamkan kepada ibunya Musa, “Susuilah dia (Musa), dan apabila engkau khawatir terhadapnya maka hanyutkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati, sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya salah seorang rasul.”
فَالْتَقَطَهٗٓ اٰلُ فِرْعَوْنَ لِيَكُوْنَ لَهُمْ عَدُوًّا وَّحَزَنًا ۗ إِنَّ فِرْعَوْنَ وَهَامٰنَ وَجُنُوْدَهُمَا كَانُوْا خٰطِئِيْنَ ٨
8. Maka dia dipungut oleh keluarga Firaun agar (kelak) dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sungguh, Firaun dan Haman bersama bala tentaranya adalah orang orang yang bersalah.
وَقَالَتِ امْرَأَتُ فِرْعَوْنَ قُرَّتُ عَيْنٍ لِّيْ وَلَكَ ۗ لَا تَقْتُلُوْهُ ۖ عَسٰٓى أَنْ يَّنْفَعَنَآ أَوْ نَتَّخِذَهٗ وَلَدًا وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ ٩
9. Dan Istri Firaun berkata, “(Dia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah mudahan dia bermanfaat kepada kita atau kita ambil dia menjadi anak,” sedang mereka tidak menyadari.
وَأَصْبَحَ فُؤَادُ أُمِّ مُوْسٰى فٰرِغًا ۗ إِنْ كَادَتْ لَتُبْدِيْ بِهٖ لَوْلَآ أَنْ رَّبَطْنَا عَلٰى قَلْبِهَا لِتَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ ١٠
10. Dan hati ibu Musa menjadi kosong.* Sungguh, hampir saja dia menyatakannya (rahasia tentang Musa), seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, agar dia termasuk orang orang yang beriman (kepada janji Allah).
وَقَالَتْ لِاُخْتِهٖ قُصِّيْهِ ۗ فَبَصُرَتْ بِهٖ عَنْ جُنُبٍ وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ ۙ١١
11. Dan dia (ibunya Musa) berkata kepada saudara perempuan Musa, “Ikutilah dia (Musa).” Maka kelihatan olehnya (Musa) dari jauh, sedang mereka tidak menyadarinya,
وَحَرَّمْنَا عَلَيْهِ الْمَرَاضِعَ مِنْ قَبْلُ فَقَالَتْ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلٰٓى أَهْلِ بَيْتٍ يَّكْفُلُوْنَهٗ لَكُمْ وَهُمْ لَهٗ نَاصِحُوْنَ ١٢
12. dan Kami cegah dia (Musa) menyusu kepada perempuan perempuan yang mau menyusui(nya) sebelum itu; maka berkatalah dia (saudara Musa), “Maukah aku tunjukkan kepadamu, keluarga yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik padanya.”
فَرَدَدْنٰهُ إِلٰٓى أُمِّهٖ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ وَلِتَعْلَمَ أَنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّلٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ ؑ١٣
13. Maka Kami kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati, dan agar dia mengetahui bahwa janji Allah adalah benar, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahuinya.

Al mursalat

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
وَالْمُرْسَلٰتِ عُرْفًاۙ ١
1. Demi (malaikat-malaikat)*1* yang diutus untuk membawa kebaikan,
فَالْعٰصِفٰتِ عَصْفًاۙ ٢
2. dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya, *2*
وَّالنّٰشِرٰتِ نَشْرًاۙ ٣
3. dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Allah) dengan seluas-luasnya, *3*
فَالْفٰرِقٰتِ فَرْقًاۙ ٤
4. dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang baik dan yang buruk) dengan sejelas-jelasnya,
فَالْمُلْقِيٰتِ ذِكْرًاۙ ٥
5. dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,
عُذْرًا أَوْ نُذْرًاۙ ٦
6. untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan.
اِنَّمَا تُوْعَدُوْنَ لَوَاقِعٌۗ ٧
7. Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti terjadi.
فَاِذَا النُّجُوْمُ طُمِسَتْۙ ٨
8. Maka apabila bintang-bintang dihapuskan,
وَاِذَا السَّمَآءُ فُرِجَتْۙ ٩
9. dan apabila langit terbelah,
وَاِذَا الْجِبَالُ نُسِفَتْۙ ١٠
10. dan apabila gunung-gunung dihancurkan menjadi debu,
وَاِذَا الرُّسُلُ أُقِّتَتْۗ ١١
11. dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktunya. *4*
لِاَيِّ يَوْمٍ اُجِّلَتْۗ ١٢
12. (Niscaya dikatakan kepada mereka), “Sampai hari apakah ditangguhkan (azab) orang-orang kafir itu?”
لِيَوْمِ الْفَصْلِۚ ١٣
13. Sampai hari keputusan.
وَمَآ اَدْرٰكَ مَا يَوْمُ الْفَصْلِۗ ١٤
14. Dan tahukah kamu apa hari keputusan itu?
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ١٥
15. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran),
اَلَمْ نُهْلِكِ الْاَوَّلِيْنَۗ ١٦
16. Bukankah telah Kami binasakan orang orang yang dahulu?
ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ الْاٰخِرِيْنَ ١٧
17. Lalu Kami susulkan (azab Kami terhadap) orang orang yang datang kemudian.
كَذٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِيْنَ ١٨
18. Demikianlah Kami perlakukan orang orang yang berdosa.
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ١٩
19. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran),
اَلَمْ نَخْلُقْكُّمْ مِنْ مَّآءٍ مَّهِيْنٍۙ ٢٠
20. Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina (mani),
فَجَعَلْنٰهُ فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ٢١
21. lalu Kami letakkan ia di tempat yang kokoh (rahim),
اِلٰى قَدَرٍ مَّعْلُوْمٍۙ ٢٢
22. sampai waktu yang ditentukan,
فَقَدَرْنَاۖ فَنِعْمَ الْقٰدِرُوْنَ ٢٣
23. lalu Kami tentukan (bentuknya), maka (Kamilah) sebaik baik yang menentukan.
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ٢٤
24. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ كِفَاتًا ٢٥
25. Bukankah Kami jadikan bumi (tempat) untuk berkumpul,
اَحْيَاءً وَّاَمْوَاتًاۙ ٢٦
26. bagi yang masih hidup dan yang sudah mati, *5*
وَّجَعَلْنَا فِيْهَا رَوَاسِيَ شٰمِخٰتٍ وَّاَسْقَيْنٰكُمْ مَّآءً فُرَاتًاۗ ٢٧
27. Dan Kami jadikan kepadanya gunung gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar?
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ٢٨
28. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
اِنْطَلِقُوْٓا اِلٰى مَا كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَۚ ٢٩
29. (Akan dikatakan), “Pergilah kamu mendapatkan apa (azab) yang dahulu kamu dustakan.
اِنْطَلِقُوْٓا اِلٰى ظِلٍّ ذِيْ ثَلٰثِ شُعَبٍ ٣٠
30. Pergilah kamu mendapatkan naungan (asap api neraka) yang mempunyai tiga cabang, *6*
لَّا ظَلِيْلٍ وَّلَا يُغْنِيْ مِنَ اللَّهَبِۗ ٣١
31. yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka.”
اِنَّهَا تَرْمِيْ بِشَرَرٍ كَالْقَصْرِۚ ٣٢
32. Sungguh, (neraka) itu menyemburkan bunga api (sebesar dan setinggi) istana,
كَاَنَّهٗ جِمٰلَةٌ صُفْرٌۗ ٣٣
33. seakan akan iring iringan unta yang kuning.
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ٣٤
34. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
هٰذَا يَوْمُ لَا يَنْطِقُوْنَۙ ٣٥
35. Inilah hari, saat mereka tidak dapat berbicara,
وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُوْنَ ٣٦
36. dan tidak diizinkan kepada mereka mengemukakan alasan agar mereka dimaafkan.
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ٣٧
37. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
هٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ جَمَعْنٰكُمْ وَالْاَوَّلِيْنَ ٣٨
38. Inilah hari keputusan, (pada hari itu) Kami kumpulkan kamu dan orang orang yang terdahulu.
فَاِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيْدُوْنِ ٣٩
39. Maka jika kamu punya tipu daya, maka lakukanlah (tipu daya) itu terhadap-Ku.
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَؑ ٤٠
40. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ ظِلٰلٍ وَّعُيُوْنٍۙ ٤١
41. Sungguh, orang orang yang bertakwa berada dalam naungan (pepohonan surga yang teduh) dan (sekitar) mata air,
وَّفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُوْنَۗ ٤٢
42. dan buah buahan yang mereka sukai.
كُلُوْا وَاشْرَبُوْا هَنِيئًا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ٤٣
43. (Katakan kepada mereka), “Makan dan minumlah dengan rasa nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan.”
اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ ٤٤
44. Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang orang yang berbuat baik.
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ٤٥
45. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
كُلُوْا وَتَمَتَّعُوْا قَلِيْلًا اِنَّكُمْ مُّجْرِمُوْنَ ٤٦
46. (Katakanlah kepada orang orang kafir, makan dan bersenang senanglah kamu (di dunia) sebentar, sesungguhnya kamu orang orang durhaka!”
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ٤٧
47. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ ارْكَعُوْا لَا يَرْكَعُوْنَ ٤٨
48. Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Rukuklah,” mereka tidak mau rukuk.
وَيْلٌ يَّوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ ٤٩
49. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
فَبِاَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهٗ يُؤْمِنُوْنَؑ ٥٠
50. Maka kepada ajaran manakah (selain Al Quran) ini mereka akan beriman.

Al jin

قُلْ أُوْحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوْا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْاٰنًا عَجَبًا ۙ١
1. Katakanlah (Muhammad), “Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan),” lalu mereka berkata, “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al-Quran),
يَهْدِيْ إِلَى الرُّشْدِ فَاٰمَنَّا بِهٖۗ وَلَنْ نُّشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًا ۖ٢
2. (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan kami,
وَأَنَّهٗ تَعٰلٰى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَّلَا وَلَدًا ۖ٣
3. dan sesungguhnya Maha Tinggi Keagungan Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak beranak.”
وَأَنَّهٗ كَانَ يَقُوْلُ سَفِيْهُنَا عَلَى اللّٰهِ شَطَطًا ۖ٤
4. Dan sesungguhnya orang yang bodoh di antara kami dahulu selalu mengucapkan (perkataan) yang melampui batas terhadap Allah,-*
وَّأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَّنْ تَقُوْلَ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا ۙ٥
5. dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin itu tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah,
وَّأَنَّهٗ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوْهُمْ رَهَقًا ۖ٦
6. dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan -* kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi mereka (jin) menjadikan mereka (manusia) bertambah sesat.
وَّأَنَّهُمْ ظَنُّوْا كَمَا ظَنَنْتُمْ أَنْ لَّنْ يَّبْعَثَ اللّٰهُ أَحَدًا ۖ٧
7. Dan sesungguhnya mereka (jin) mengira seperti kamu (orang musyrik Mekah) yang juga mengira bahwa Allah tidak akan membangkitkan kembali siapapun (pada hari Kiamat).
وَّأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَاءَ فَوَجَدْنٰهَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيْدًا وَّشُهُبًا ۖ٨
8. Dan sesungguhnya kami (jin) telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,
وَّأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِۗ فَمَنْ يَّسْتَمِعِ الْاٰنَ يَجِدْ لَهٗ شِهَابًا رَّصَدًا ۖ٩
9. dan sesungguhnya kami (jin) dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mencuri dengar (berita-beritanya). Tetapi sekarang-* siapa (mencoba) mencuri dengar seperti itu pasti akan menjumpai panah-panah api yang mengintai (untuk membakarnya).
وَّأَنَّا لَا نَدْرِيْ أَشَرٌّ أُرِيْدَ بِمَنْ فِى الْأَرْضِ أَمْ أَرَادَ بِهِمْ رَبُّهُمْ رَشَدًا ۙ١٠
10. Dan sesungguhnya kami (jin) tidak mengetahui (adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan baginya.
وَّأَنَّا مِنَّا الصّٰلِحُونَ وَمِنَّا دُوْنَ ذٰلِكَۗ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا ۙ١١
11. Dan sesungguhnya di antara kami (jin) ada yang saleh dan ada (pula) kebalikannya. Kami menempuh jalan yang berbeda-beda.
وَّأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَّنْ نُّعجِزَ اللّٰهَ فِى الْأَرْضِ وَلَنْ نُّعْجِزَهٗ هَرَبًا ۖ١٢
12. Dan sesungguhnya kami (jin) telah menduga, bahwa kami tidak akan mampu melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di bumi dan tidak (pula) dapat lari melepaskan diri (dari)Nya.
وَّأَنَّا لَمَّا سَمِعْنَا الْهُدٰى اٰمَنَّا بِهٖ فَمَنْ يُّؤْمِنْ بِرَبِّهٖۗ فَلَا يَخَافُ بَخْسًا وَّلَا رَهَقًا ۖ١٣
13. Dan sesungguhnya ketika kami (jin) mendengar petunjuk (Al Quran), kami beriman kepadanya. Maka barang siapa beriman kepada Tuhan, maka tidak perlu ia takut rugi atau berdosa.
وَّأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُوْنَ وَمِنَّا الْقَاسِطُوْنَۗ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولٰئِكَ تَحَرَّوْا رَشَدًا ١٤
14. Dan di antara kami ada yang Islam dan ada yang menyimpang dari kebenaran. Siapa yang Islam, maka mereka itu telah memilih jalan yang lurus.
وَأَمَّا الْقَاسِطُوْنَ فَكَانُوْا لِجَهَنَّمَ حَطَبًا ۙ١٥
15. Dan adapun yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi bahan bakar bagi neraka Jahanam.”
وَّأَلَّوِ اسْتَقَامُوْا عَلَى الطَّرِيْقَةِ لَأَسْقَيْنٰهُمْ مَّاءً غَدَقًا ۙ١٦
16. Dan sekiranya mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), niscaya Kami akan mencurahkan kepada mereka air yang cukup.
لِّنَفْتِنَهُمْ فِيْهِۗ وَمَنْ يُّعْرِضْ عَنْ ذِكْرِ رَبِّهٖ يَسْلُكْهُ عَذَابًا صَعَدًا ۙ١٧
17. Dengan (cara) itu Kami hendak menguji mereka. Dan barang siapa berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang sangat berat.
وَّأَنَّ الْمَسٰجِدَ لِلّٰهِ فَلَا تَدْعُوْا مَعَ اللّٰهِ أَحَدًا ۖ١٨
18. Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah untuk Allah. Maka janganlah kamu menyembah apa pun di dalamnya selain Allah.
وَّأَنَّهٗ لَمَّا قَامَ عَبْدُ اللّٰهِ يَدْعُوْهُ كَادُوْا يَكُوْنُوْنَ عَلَيْهِ لِبَدًاۗ ؑ١٩
19. Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan shalat), mereka (jin-jin) itu berdesakan mengerumuninya.

Al maarij

سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَّاقِعٍ ۙ١
1. Seseorang bertanya tentang azab yang pasti terjadi,
لِّلْكٰفِريْنَ لَيْسَ لَهٗ دَافِعٌ ۙ٢
2. bagi orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya,
مِّنَ اللّٰهِ ذِى الْمَعَارِجِ ۗ٣
3. (azab) dari Allah, yang memiliki tempat-tempat naik.
تَعْرُجُ الْمَلٰئِكَةُ وَالرُّوْحُ إِلَيْهِ فِيْ يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهٗ خَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ ۚ٤
4. Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun.-*
فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيْلًا ٥
5. Maka bersabarlah engkau (Muhammad) dengan kesabaran yang baik.
إِنَّهُمْ يَرَوْنَهٗ بَعِيْدًا ۙ٦
6. Mereka memandang (azab) itu jauh (mustahil).
وَنَرٰهُ قَرِيْبًا ۗ٧
7. Sedangkan kami memandangnya dekat (pasti terjadi).
يَوْمَ تَكُوْنُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ ۙ٨
8. (Ingatlah) pada hari ketika langit menjadi bagaikan cairan tembaga,
وَتَكُوْنُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ ۙ٩
9. dan gunung-gunung bagaikan bulu (yang beterbangan),
وَلَا يَسْأَلُ حَمِيْمٌ حَمِيْمًا ۚ١٠
10. dan tidak ada seorang teman karib pun menanyakan temannya,
يُبَصَّرُوْنَهُمْۗ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِيْ مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيْهِ ۙ١١
11. sedang mereka saling melihat. Pada hari itu, orang yang berdosa ingin sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab dengan anak-anaknya,

وَصَاحِبَتِهٖ وَأَخِيْهِ ۙ١٢

12. dan istrinya dan saudaranya,

وَفَصِيْلَتِهِ الَّتِيْ تُؤْوِيْهِ ۙ١٣
13. dan keluarga yang melindunginya (di dunia),

وَمَنْ فِى الْأَرْضِ جَمِيْعًا ثُمَّ يُنْجِيْهِ ۙ١٤

14. dan orang-orang di bumi seluruhnya, kemudian mengharapkan (tebusan) itu dapat menyelamatkannya.

كَلَّاۗ إِنَّهَا لَظٰى ۙ١٥

15. Sama sekali tidak! Sungguh, neraka itu api yang bergejolak,

نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰى ۚ١٦

16. yang mengelupaskan kulit kepala.

تَدْعُوْا مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلّٰى ۙ١٧

17. Yang memanggil orang yang membelakangi dan yang berpaling (dari agama),

وَجَمَعَ فَأَوْعٰى ١٨

18. dan orang yang mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.-*

إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًا ۙ١٩

19. Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh,

إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوْعًا ۙ٢٠

20. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah,

وَّإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوْعًا ۙ٢١

21. dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir,

إِلَّا الْمُصَلِّيْنَ ۙ٢٢

22. kecuali orang orang yang melaksanakan shalat,

الَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَاتِهِمْ دَائِمُوْنَ ۖ٢٣

23. mereka yang tetap setia melaksanakan shalatnya,

وَالَّذِيْنَ فِيْ أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُوْمٌ ۖ٢٤

24. dan orang orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu,

لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُوْمِ ۖ٢٥
25. bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta,

وَالَّذِيْنَ يُصَدِّقُوْنَ بِيَوْمِ الدِّيْنِ ۖ٢٦

26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

وَالَّذِيْنَ هُمْ مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُّشْفِقُوْنَ ۚ٢٧

27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya,

إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُوْنٍ ۖ٢٨

28. sesungguhnya terhadap azab Tuhan mereka, tidak ada seseorang yang merasa aman (dari kedatangannya),

وَّالَّذِيْنَ هُمْ لِفُرُوْجِهِمْ حٰفِظُوْنَ ۙ٢٩

29. dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

إِلَّا عَلٰى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُوْمِيْنَ ۚ٣٠

30. kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki -* maka sesungguhnya mereka tidak tercela.

فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاءَ ذٰلِكَ فَأُولٰئِكَ هُمُ الْعٰدُوْنَ ۚ٣١

31. Maka barang siapa mencari di luar itu (seperti zina, homoseks dan lesbian), mereka itulah orang-orang yang melampui batas.

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِأَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ ۖ٣٢

32. Dan orang orang yang memelihara amanat dan janjinya,

وَالَّذِيْنَ هُمْ بِشَهٰدٰتِهِمْ قَائِمُوْنَ ۖ٣٣

33. dan orang orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya,

وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ ۖ٣٤

34. dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

أُولٰئِكَ فِيْ جَنّٰتٍ مُّكْرَمُوْنَۗ ؑ٣٥

35. Mereka itu dimuliakan di dalam surga.

Al qalam

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
نٓ ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُوْنَ ۙ١
1. Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
مَا أَنْتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُوْنٍ ٢
2. dengan karunia Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah orang gila.
وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُوْنٍ ۚ٣
3. Dan sesungguhnya engkau pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
وَإِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ ٤
4. Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur.
فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُوْنَ ۙ٥
5. Maka kelak engkau akan melihat dan mereka (orang orang kafir) pun akan melihat,
بِأَيِّكُمُ الْمَفْتُوْنُ ٦
6. siapa di antara kamu yang gila?
إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ ٧
7. Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.
فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِيْنَ ٨
8. Maka janganlah engkau patuhi orang orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
وَدُّوْا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُوْنَ ۚ٩
9. Mereka menginginkan agar engkau bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula).
وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِيْنٍ ۙ١٠
10. Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,
هَمَّازٍ مَّشَّاءٍ بِنَمِيْمٍ ۙ١١
11. suka mencela, yang kian kemari menyebarkan fitnah,
مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيْمٍ ۙ١٢
12. yang merintangi segala yang baik, yang melampui batas dan banyak dosa,
عُتُلٍّ بَعْدَ ذٰلِكَ زَنِيْمٍ ۙ١٣
13. yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,
أَنْ كَانَ ذَا مَالٍ وَّبَنِيْنَ ۗ١٤
14. karena dia kaya dan banyak anak-*.
إِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِ اٰيٰتُنَا قَالَ أَسَاطِيْرُ الْأَوَّلِيْنَ ۗ١٥
15. Apabila ayat ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata, “(Ini adalah) dongeng dongeng orang dahulu.”
سَنَسِمُهٗ عَلَى الْخُرْطُوْمِ ١٦
16. Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai(nya)-*.
إِنَّا بَلَوْنٰهُمْ كَمَا بَلَوْنَا أَصْحٰبَ الْجَنَّةِۚ إِذْ أَقْسَمُوْا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِيْنَ ۙ١٧
17. Sungguh, Kami telah menguji mereka (orang musyrik Mekah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil)nya pada pagi hari,
وَلَا يَسْتَثْنُوْنَ ١٨
18. tetapi mereka tidak menyisihkan (dengan mengucapkan,’Isnya Allah’).
فَطَافَ عَلَيْهَا طَائِفٌ مِّنْ رَّبِّكَ وَهُمْ نَائِمُوْنَ ١٩
19. Lalu kebun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
فَأَصْبَحَتْ كَالصَّرِيْمِ ۙ٢٠
20. Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita-*,
فَتَنَادَوْا مُصْبِحِيْنَ ۙ٢١
21. lalu pada pagi hari mereka saling memanggil.
أَنِ اغْدُوْا عَلٰى حَرْثِكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَارِمِيْنَ ٢٢
22. “Pergilah pagi pagi ke kebunmu jika kamu hendak memetik hasil.”
فَانْطَلَقُوْا وَهُمْ يَتَخَافَتُوْنَ ۙ٢٣
23. Maka mereka pun berangkat sambil berbisik bisik.
أَنْ لَّا يَدْخُلَنَّهَا الْيَوْمَ عَلَيْكُمْ مِّسْكِيْنٌ ۙ٢٤
24. “Pada hari ini jangan sampai ada orang miskin masuk ke dalam kebunmu.”
وَّغَدَوْا عَلٰى حَرْدٍ قَادِرِيْنَ ٢٥
25. Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).
فَلَمَّا رَأَوْهَا قَالُوْا إِنَّا لَضَالُّوْنَ ۙ٢٦
26. Maka ketika mereka melihat kebun itu, mereka berkata, “Sungguh, kita benar benar orang orang yang sesat,
بَلْ نَحْنُ مَحْرُوْمُوْنَ ٢٧
27. bahkan kita tidak memperoleh apa pun.”
قَالَ أَوْسَطُهُمْ أَلَمْ أَقُلْ لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُوْنَ ٢٨
28. Berkatalah seorang yang paling bijak di antara mereka, “Bukanlah aku telah mengatakan kepadamu, mengapa kamu tidak bertasbih (kepada Tuhanmu).”-*
قَالُوْا سُبْحٰنَ رَبِّنَا إِنَّا كُنَّا ظٰلِمِيْنَ ٢٩
29. Mereka mengucapkan, “Mahasuci Tuhanmu kami, sungguh, kami adalah orang orang yang zalim.”
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَلَاوَمُوْنَ ٣٠
30. Lalu mereka saling berhadapan dan saling menyalahkan.
قَالُوْا يٰوَيْلَنَا إِنَّا كُنَّا طٰغِيْنَ ٣١
31. Mereka berkata, “Celaka kita! Sesungguhnya kita orang orang yang melampui batas.
عَسٰى رَبُّنَا أَنْ يُّبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَا إِنَّا إِلٰى رَبِّنَا رَاغِبُوْنَ ٣٢
32. Mudah mudahan Tuhan memberi ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik dari pada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.”
كَذٰلِكَ الْعَذَابُۗ وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ أَكْبَرُۘ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ ؑ٣٣
33. Seperti itulah azab (di dunia). Dan sungguh, azab akhirat lebih besar sekiranya mereka mengetahui.-*

surah yusuf 7-20

لَقَدْ كَانَ فِيْ يُوْسُفَ وَإِخْوَتِهٖ اٰيٰتٌ لِّلسَّائِلِيْنَ ٧
Ayat 7. Sungguh, dalam (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yag bertanya.

إِذْ قَالُوْا لَيُوْسُفُ وَأَخُوْهُ أَحَبُّ إِلٰى أَبِيْنَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌۗ إِنَّ أَبَانَا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ ۙ٨
Ayat 8. Ketika mereka berkata, “Sesungguhnya Yusuf dan saudaranya (Bunyamin) lebih dicintai ayah dari pada kita, padahal kita adalah satu golongan (yang kuat). Sungguh, ayah kita dalam kekeliruan yang nyata,

اقْتُلُوْا يُوْسُفَ أَوِ اطْرَحُوْهُ أَرْضًا يَّخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبِيْكُمْ وَتَكُوْنُوْا مِنْ بَعْدِهٖ قَوْمًا صٰلِحِيْنَ ٩
Ayat 9. bunuhlah Yusuf dan buanglah dia ke suatu tempat agar perhatian ayah tertumpah kepadamu, dan setelah itu kamu menjadi orang yang baik.”

قَالَ قَائِلٌ مِّنْهُمْ لَا تَقْتُلُوْا يُوْسُفَ وَأَلْقُوْهُ فِيْ غَيٰبَةِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ إِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ ١٠
Ayat 10. Seorang di antara mereka berkata, “Janganlah kamu membunuh Yusuf, tetapi masukkan saja dia ke dasar sumur agar dia dipungut oleh sebagian musafir, jika kamu hendak berbuat.”

قَالُوْا يٰأَبَانَا مَا لَكَ لَا تَأْمَنَّا عَلٰى يُوْسُفَ وَإِنَّا لَهٗ لَنَاصِحُوْنَ ١١
Ayat 11. Mereka berkata, “Wahai ayah kami! Mengapa engkau tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami semua menginginkan kebaikan baginya.

أَرْسِلْهُ مَعَنَا غَدًا يَّرْتَعْ وَيَلْعَبْ وَإِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ ١٢
Ayat 12. Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia bersenang-senang dan bermain-main, dan kami pasti menjaganya.”

قَالَ إِنِّيْ لَيَحْزُنُنِيْ أَنْ تَذْهَبُوْا بِهٖ وَأَخَافُ أَنْ يَّأْكُلَهُ الذِّئْبُ وَأَنْتُمْ عَنْهُ غٰفِلُوْنَ ١٣
Ayat 13. Dia (Yakub) berkata, “Sesungguhnya kepergian kamu bersama dia (Yusuf) sangat menyedihkanku dan aku khawatir dia dimakan serigala, sedang kamu lengah darinya.”

قَالُوْا لَئِنْ أَكَلَهُ الذِّئْبُ وَنَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّا إِذًا لَّخٰسِرُوْنَ ١٤
Ayat 14. Sesungguhnya mereka berkata, “Jika dia dimakan serigala, padahal kami kelompok (yang kuat), kalau demikian tentu kami orang-orang yang rugi.”-*1

فَلَمَّا ذَهَبُوْا بِهٖ وَأَجْمَعُوْا أَنْ يَّجْعَلُوْهُ فِيْ غَيٰبَةِ الْجُبِّۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُمْ بِأَمْرِهِمْ هٰذَا وَهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ ١٥
Ayat 15. Maka ketika mereka membawanya dan sepakat memasukkan ke dasar sumur, Kami wahyukan kepadanyam “Engkau kelak pasti akan menceritakan perbuatan ini kepada mereka, sedang mereka tidak menyadari.”

وَجَاءُوْا أَبَاهُمْ عِشَاءً يَّبْكُوْنَ ۗ١٦
Ayat 16. Kemudian mereka datang kepada ayah mereka pada petang hari sambil menangis.

قَالُوْا يٰأَبَانَا إِنَّا ذَهَبْنَا نَسْتَبِقُ وَتَرَكْنَا يُوْسُفَ عِنْدَ مَتَاعِنَا فَأَكَلَهُ الذِّئْبُۚ وَمَا أَنْتَ بِمُؤْمِنٍ لَّنَا وَلَوْ كُنَّا صٰدِقِيْنَ ١٧
Ayat 17. Mereka berkata, “Wahai ayah kami! Sesungguhnya kami pergi berlomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala; dan engkau tentu tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami berkata benar.”

وَجَاءُوْا عَلٰى قَمِيْصِهٖ بِدَمٍ كَذِبٍۗ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًاۗ فَصَبْرٌ جَمِيْلٌۗ وَاللّٰهُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ ١٨
Ayat 18. Dan mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) darah palsu. Dia (Yakub) berkata, “Sebenarnya hanya dirimu sendirilah yang memandang baik urusan yang buruk itu; maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku). Dan kepada Allah saja memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.”

وَجَاءَتْ سَيَّارَةٌ فَأَرْسَلُوْا وَارِدَهُمْ فَأَدْلٰى دَلْوَهٗۗ قَالَ يَا بُشْرٰى هٰذَا غُلٰمٌۗ وَأَسَرُّوْهُ بِضَاعَةًۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ بِمَا يَعْمَلُوْنَ ١٩
Ayat 19. Dan datanglah sekelompok musafir, mereka menyuruh seorang pengambil air. Dia berkata, “Oh, senangnya, ini ada seorang anak muda!” Kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.

وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ دَرَاهِمَ مَعْدُوْدَةٍۚ وَكَانُوْا فِيْهِ مِنَ الزَّاهِدِيْنَ ؑ٢٠
Ayat 20. Dan mereka menjualnya (Yusuf) dengan harga rendah, yaitu beberapa dirham saja, sebab mereka tidak tertarik kepadanya.

At taghabun

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
يُسَبِّحُ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِۗ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ١
1. Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah; milik-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya (pula) segala puji; dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
هُوَ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَّمِنْكُمْ مُؤْمِنٌۗ وَّاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ ٢
2. Dialah yang menciptakan kamu, lalu di antara kamu ada yang kafir dan di antara kamu (juga) ada yang mukmin. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَصَوَّرَكُمْۚ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَإِلَيْهِ الْمَصِيْرُ ٣
3. Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu lalu memperbagus rupamu, dan kepada-Nya tempat kembali.
يَعْلَمُ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّوْنَ وَمَا تُعْلِنُوْنَۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ ٤
4. Dia mengetahui apa yang ada di langit dan bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَبَؤُا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ قَبْلُۖ فَذَاقُوْا وَبَالَ أَمْرِهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ ٥
5. Apakah belum sampai kepadamu (orang orang kafir) berita orang orang kafir dahulu? Maka mereka telah merasakan akibat buruk dari perbuatannya dan mereka memperoleh azab yang pedih.
ذٰلِكَ بِأَنَّهٗ كَانَتْ تَّأْتِيْهِمْ رُسُلُهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ فَقَالُوْا أَبَشَرٌ يَّهْدُوْنَنَاۖ فَكَفَرُوْا وَتَوَلَّوْا وَّاسْتَغْنَى اللّٰهُۗ وَاللّٰهُ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ ٦
6. Yang demikian itu karena sesungguhnya ketika rasul rasul datang kepada mereka membawa keterangan keterangan, lalu mereka berkata, “Apakah (pantas) manusia yang memberi petunjuk kepada kami?” Lalu mereka ingkar dan berpaling; padahal Allah tidak memerlukan (mereka). Dan Allah Mahakaya, Maha Terpuji.
زَعَمَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا أَنْ لَّنْ يُّبْعَثُوْاۗ قُلْ بَلٰى وَرَبِّيْ لَتُبْعَثُنَّ ثُمَّ لَتُنَبَّؤُنَّ بِمَا عَمِلْتُمْ وَذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌ ٧
7. Orang orang kafir mengira, bahwa mereka tidak akan dibangkitkan. Katakanlah (Muhammad), “Tidak demikian, demi Tuhanku, kamu pasti dibangkitkan, kemudian diberitakan semua yang telah kamu kerjakan.” Dan yang demikian itu mudah bagi Allah.
فَاٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُولِهٖ وَالنُّوْرِ الَّذِيْ أَنْزَلْنَاۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ ٨
8. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al Quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
يَوْمَ يَجْمَعُكُمْ لِيَوْمِ الْجَمْعِ ذٰلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِۗ وَمَنْ يُّؤْمِنْ بِاللّٰهِ وَيَعْمَلْ صَالِحًا يُّكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّاٰتِهٖ وَيُدْخِلْهُ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا أَبَدًاۗ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ٩
9. (Ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan kamu pada hari berhimpun, itulah hari pengungkapan kesalahan kesalahan. Dan barang siapa beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan niscaya Allah akan menghapus kesalahan kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai sungai, mereka kekal di dalamnya selama lamanya. Itulah kemenangan yang agung.
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا أُولٰئِكَ أَصْحٰبُ النَّارِ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ ؑ١٠
10. Dan orang orang kafir dan mendustakan ayat ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah seburuk buruk tempat kembali.

Al jumuah

 

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

يُسَبِّحُ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ الْعَزِيْزِ الْحَكِيْمِ ١

1. Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maha Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.

هُوَ الَّذِيْ بَعَثَ فِى الْأُمِّيّٖنَ رَسُوْلًا مِّنْهُمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِهٖ وَيُزَكِّيْهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوْا مِنْ قَبْلُ لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ ۙ٢

2. Dialah yang mengutus seorang Rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.

وَاٰخَرِيْنَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوْا بِهِمْۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ ۙ٣

3. dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.

ذٰلِكَ فَضْلُ اللّٰهِ يُؤْتِيْهِ مَنْ يَّشَاءُۗ وَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ ٤

4. Demikianlah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki; dan Allah memiliki karunia yang besar.

مَثَلُ الَّذِيْنَ حُمِّلُوا التَّوْرٰةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوْهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًاۗ بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ ٥

5. Perumpamaan orang-orang yang diberi tugas membawa Taurat, kemudian mereka tidak membawanya (tidak mengamalkannya) adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Sangat buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

قُلْ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ هَادُوْا إِنْ زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَاءُ لِلّٰهِ مِنْ دُوْنِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ٦

6. Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang Yahudi! Jika kamu mengira bahwa kamulah kekasih Allah. bukan orang-orang yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu orang yang benar.”

وَلَا يَتَمَنَّوْنَهٗ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيْهِمْۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ بِالظّٰلِمِيْنَ ٧

7. Dan mereka tidak akan mengharapkan kematian itu selamanya disebabkan kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang zalim.

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَإِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ إِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ؑ٨

8. Katakanlah, “Sesungguhnya yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا إِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ٩

9. Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum’at maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْأَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ١٠

10. Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak banyak agar kamu beruntung.

وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوْا إِلَيْهَا وَتَرَكُوْكَ قَائِمًاۗ قُلْ مَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ مِّنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ ؑ١١
11. Dan apabila mereka telah melihat perdagangan atau permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau (Muhammad) sedang berdiri (berkhutbah). Katakanlah, “Apa yang ada di sisi Allah lebih baik dari pada permainan dan perdagangan”, dan Allah pemberi rezeki yang terbaik.